Sukabumi, Kamis, 18 Desember 2025 — Direktorat Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru Komdigi bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan untuk Pembudidaya Ikan Nila di Pokdakan Sumber Jaya Koi, Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Fasilitasi Komdigi untuk Pemanfaatan Teknologi Digital pada sektor perikanan, yang tidak hanya menekankan pemanfaatan perangkat/teknologi, tetapi juga penguatan kapasitas pelaku usaha agar pengelolaan budidaya lebih tertib, terukur, dan siap mengambil keputusan berbasis data.
Dalam pelatihan ini, peserta dibekali pengelolaan keuangan dan akuntansi sederhana agar pola kelola usaha bergeser dari sekadar kebutuhan harian menjadi usaha budidaya yang lebih terencana dan sadar finansial.
Acara dibuka dan diberikan arahan oleh Direktur Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru Komdigi, Ibu Aju Widya Sari, S.T., M.T., dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta.
Sesi bimtek dipandu oleh tim instruktur dari FEB UNIKOM, yaitu Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA sebagai narasumber utama, Dr. Sridewi Anggadini sebagai instruktur pendamping, serta didukung co-fasilitator Dona Eliana, Sak, untuk membantu pendampingan praktik kelompok dan penguatan teknis pengisian lembar kerja.
Pelatihan berlangsung dengan pendekatan praktis dan aplikatif (paparan singkat–diskusi–praktik), sehingga peserta langsung berlatih menyusun dokumen kerja sederhana yang dapat dipakai untuk mengelola uang usaha budidaya sehari-hari.
Fokus pelatihan mencakup pemahaman arus kas budidaya (harian/mingguan/siklus), pencatatan kas harian, penghitungan biaya budidaya dan HPP/kg, penyusunan laba–rugi sederhana per siklus, hingga strategi penjualan panen berbasis HPP (harga minimal aman, pilihan channel, dan aturan pembayaran).
Melalui kegiatan satu hari ini, Komdigi menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem teknologi baru yang berdampak langsung bagi Masyarakat bukan hanya melalui perangkat dan sistem, tetapi melalui peningkatan literasi, keterampilan praktik, serta perubahan perilaku kerja agar pemanfaatan teknologi digital di daerah benar-benar terasa manfaatnya bagi pembudidaya.
Kegiatan ditutup dengan evaluasi pemahaman peserta untuk memastikan materi benar-benar dipahami dan siap diterapkan dalam operasional budidaya sehari-hari. Pada sesi penutupan, Direktorat Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru Komdigi juga memberikan reward sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan capaian praktik kelompok. Dari hasil testimoni, peserta umumnya menyampaikan bahwa materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, latihan relevan dengan kondisi lapangan, dan mereka menyatakan komitmen untuk menerapkan pencatatan kas harian, rekap rutin, serta pengambilan keputusan berbasis HPP/kg dalam keseharian operasional budidaya. Kegiatan ditutup dengan rangkuman akhir dan sesi tanya jawab